Vaksin Corona perlahan mulai didistribusikan di Indonesia. Pemberian vaksin corona ini dibagi menjadi empat tahapan yang bisa anda ketahui di artikel SehatNow sebelumnya, Jadwal Vaksin di Indonesia. Jika anda termasuk yang mendapatkan vaksin covid di awal, atau mungkin anda sudah melakukan vaksin dan bersiap untuk mendapatkan dosis kedua, pada artikel ini SehatNow akan membahas tentang apa yang bisa anda lakukan untuk bersiap sebelum di suntik vaksin.

Efek Samping atau Reaksi Vaksin Corona

vaksin corona
Illustrasi Vaksin Corona Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

Sama seperti semua vaksin sebelum vaksin corona, vaksin ini juga memiliki efek samping, terlepas entah itu vaksin Sinovac, Pfizer maupun Moderna. Sebenarnya kurang tepat apabila gejala-gejala ini disebut efek samping, pada dasarnya, gejala yang timbul terjadi setelah melakukan suntik vaksin, sedangkan efek samping merupakan gejala yang tidak terduga dan jarang terjadi.

Tida semua orang akan mengalami gejala efek samping vaksin, tetapi beberapa bahkan mungkin mayoritas mungkin mengalami ini. Efek samping vaksin corona bisa meliputi rasa sakit, bengkak, dan kemerah-merahan pada bagian yang di suntik. Selain itu, rasa mengigil, kelelahan, dan pusing juga bisa saja terjadi hampir sama ketika kita mengalami sakit flu.

Pada suntik kedua, menurut sumber yang sama juga mengatakan efek samping vaksin yang umum adalah demam, mengigil, kelelahan, dan pusing.

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), anda bisa mempersiapkan diri dengan gejala vaksin lengan sakit, atau rasa tidak nyaman pada bagian yang di suntik dengan obat apotik seperti ibuprofen, acetaminophen atau NSAID setelah di vaksin, tetapi penting untuk berkonsultasi terlebih dengan dokter. Karena menurut Fak. Kesehatan Universitas Rochester, obat penghilang rasa sakit dapat mengganggu kerja vaksin. Walaupun belum diteliti lebih lanjut efeknya terhadap vaksin corona, banyak ahli yang mengatakan hal itu bisa saja terjadi. Jadi, jika sakitnya masih bisa tertahankan, akan lebih baik jika anda tidak mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit.

Setelah di vaksin, anda juga bisa mengurangi rasa tidak nyaman pada lengan dengan menggunakan handuk basah, dan jika anda merasa demam setelah di vaksin, jangan gunakan baju yang terlalu tebal, dan perbanyak minum air.

Berdasarkan studi yang ada pada artikel SehatNow sebelumnya (Perlukah 2 dosis vaksin menurut ahli?), banyak yang melaporkan bahwa suntik vaksin dosis kedua, memberikan reaksi yang lebih kuat, banyak ahli yang merekomendasikan untuk beristirahat setelah di suntik vaksin dosis kedua. Tapi ingat, semua reaksi ini normal dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Alergi Vaksin Corona

efek samping vaksin corona
Illustrasi efek samping vaksin corona Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Mungkin anda pernah membaca berita mengenai reaksi alergi vaksin corona di amerika. Berdasarkan pernyataan dari CDC melalui STAT News dilaporkan pada 22 Januari 2021, rasio kasus efek samping vaksin corona ini 2.1 kasus per satu juta dosis vaksin Moderna, dan 6.2 kasus per satu juta dosis vaksin Pfizer. Alergi vaksin corona ini bisa terbilang langka.

Jika anda punya sejarah anaphylaxis atau reaksi alergi langsung, bersiap dengan membaca panduan dari CDC tentang siapa saja yang tidak boleh mendapatkan vaksin. The American College of Alergy, Asthma, and Immunologi (ACAAI) merekomendasikan orang-orang yang memiliki sejarah anaphylaxis, penyakit sel mast, atau memiliki kekhawatiran mengenai efek samping vaksin, perlu untuk mengunjungi dokter ahli alergi atau imunologi sebelum di suntik vaksin.

Berdasarkan ACAAI, jika anda memiliki obat alergi yang harus diminum harian, anda tidak seharusnya berhenti mengkonsumsi obat tersebut, dan jika anda tidak biasa memnium obat alergi setiap hari, CDC merekomendasikan untuk tidak meminum obat alergi tersebut sebelum mendapatkan suntik vaksin corona. Belum ada studi yang menyarankan bahwa obat apotik atau resep alergi dapat mengganggu efektivitas vaksin corona.

CDC juga telah mempublikasikan panduan mengenai vaksin tentang bagaimana cara mengawasi orang yang telah mendapatkan suntik vaksin. Panduan ini merekomendasikan orang dengan sejarah reaksi alergi atau anaphylaxis harus di awasi selama 30 menit setelah mendapatkan vaksin.

Merawat Diri Sendiri atau Orang Lain Setelah di Vaksin Corona

Walaupun gejala seperti flu dapat hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari, anda harus menghubungi dokter jika hal tersebut tidak segera sembuh atau mengkhawatirkan. Jika anda sudah mendapatkan vaksin dosis pertama, jangan sampai terlewat untuk mendapatkan vaksin dosis kedua.

Hal terpenting adalah meskipun anda sudah mendapatkan vaksin, tetap lakukan physical distancing atau menjaga jarak dan menggunakan masker. Dengan melakukan ini, anda membantu diri anda dan orang lain sampai virus corona ini benar-benar hilang.

Informasi mengenai pembahasan ini akurat pada waktu penulisan. Tetapi, mengingat situasi COVID-19 dimana informasi dapat berubah dengan cepat, sangat mungkin apabila data yang ada berubah sejak artikel ini ditulis. SehatNow sangat merekomendasikan untuk terus mengikuti perkembangan COVID-19 melalui kanal resmi seperti CDC, WHO, atau anjuran dari Pemerintah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Isi komentar anda
Masukan nama anda disini