Vaksin Corona sudah mulai didistribusikan di Indonesia, nantinya pembagian vaksin corona ini nanti dibagi menjadi empat tahapan. 11 Januari kemarin Badan POM memberi otorisasi penggunaan darurat vaksin corona ujar Kepala BPOM Penny K Lukito. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian vaksin corona pertama pada Presiden Joko Widodo pada 13 Januari. Nantinya distribusi vaksin di Indonesia ini akan dibagi menjadi empat tahapan dengan alur 15 bulan kedepan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022.

Tahapan Penerima Vaksin Corona di Indonesia

Tahap 1 (Januari – April 2021)

Pada tahap ini yang menjadi prioritas adalah:

  • Tenaga kesehatan
  • Asisten tenaga kesehatan
  • Tenaga penunjang
  • dan Mahasiswa yang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan

Tahap 2 (Januari – April 2021)

Pada tahapan kedua, setelah tahap 1 semua sudah terlaksana, yang menjadi prioritas adalah:

  • TNI/Polri
  • Aparat Hukum
  • Petugas Bandara/Pelabuhan/Stasiun/Terminal
  • Perbankan
  • Perusahaan Listrik Negara
  • Perusahaan Daerah Air Minum
  • Petugas lain yang memberikan pelayanan pada Masyarakat
  • Kelompok Usia Lanjut (Diatas 60 Tahun)

Tahap 3 (April 2021 – Maret 2022)

Pada tahapan ketiga, suntik vaksin corona tahap ini ditujukan pada lapisan masyarakat yang rentan terhadap geospasial, sosial, dan ekonomi.

Tahap 4 (April 2021 – Maret 2022)

Setelah tahapan ketiga semuanya sudah mendapatkan vaksin, prioritas terakhir adalah pelaku perekonomian lain yang disesuaikan berdasarkan ketersediaan vaksin dan klaster.

Apa Saja Vaksin Corona di Indonesia ?

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/12758/2020 Budi Gunadi Sadikin, terdapat 7 vaksin corona yang akan digunakan di Indonesia, yaitu:

  1. Vaksin Oxford-AstraZeneca
  2. Vaksin Sinopharm
  3. Vaksin Moderna
  4. Vaksin Pfizer-BioNTech
  5. Vaksin Sinovac
  6. Vaksin Novavax
  7. dan Vaksin Bio Farma

TINGGALKAN KOMENTAR

Isi komentar anda
Masukan nama anda disini